Temuan Islam Terhebat dan Terbesar sepangjang Sejarah - Part 1
Wednesday, February 13, 2019
Edit
Kamus Biografi Nasional
Pada masa akhir Dinasti Abbasiyah, muncul kepala hakim suriah, Ibn Khallikan (w.1282), seorang muslim pertama yang menyusun apa yang disebut "kamus biografi nasional". Sebelumya Yaqut telah menebitkan antologi para sastrawan dan Ibn 'Asakir (w.1177) menulis secara garis besar biografi tokoh tokoh terkenal yang terkait dengan kota kelahirannya di Damaskus dalam 80 jilid buku.
Karya-karya al-Thabari, al-Mas'udi, Ibn al-Atsir dan para pengikutnya tidak bisa dibaca oleh orang Timur Abad Pertengahan. Pada masa modern banyak dari karya-karya itu yang telah diterjemahkan sebagian atau seluruhnya ke bahasa Eropa modern. Namun hal itu tidak berarti bahwa para penulis Arab tidak memiliki kontribusi dalam ilmu-ilmu sosial. Sarton mengungkapkan "Tugas utama manusiaa telah dicapai oleh orang islam; fukisif terbesar, al-Farabi adalah seorang muslim; ahli matematika terbesa,Abu Kamil dan Ibrahin Ibn Sinan adalah orang islam; ahli geografi dan ensiklopedia terbesar, al Mas'udi adalah seorang muslim dan sejarawan terbesar; al-Tharabi juga seorang muslim.
![]() |
| al-farabi |
Metode Tematis
Abu al-Hasan 'Ali al-Mas'udi di kalangan bangsa Arab dijuluki "Herodotus bangsa Arab" dimana telah memprakarsai metode tematis dalaam penulisan sejarah. Beliau tidak mengelompokkan peristiwa berdasarkan tahun kejadian melainkan mengelompokkan berdasarkan dinasti, raja dan masyarakat. Metode ini yang kemudian disukai oleh Ibn Khaldul dan sejarawan lainnya. Ia juga orang pertama yang menggukanan anekdot sejarah.
Al-Mas'udi menganut madzab rasionalis muktazilah,ia telah melakukan aktivitas yang lazim dilakukan oleh para sarjana pada masanya yaitu"berkelana mencari ilmu" yang membawanya dari Banghdad ke hampir semua negeri di Asia bahkan hingga ke Zanzibar. Dekade hidupnya ia habiskan di Suriah dan Mesir untuk menulis 30 jilid buku yang berjudul Muraj al-Dhahab wa Ma'adin al-Jawhar(Padang Emas dan Tambang Batu Mulia). Dalam karya geografis historis bergaya ensiklopedia ini penulis telah menuangkan berbagai penelitian diluar tema yang umumnya ditulis oleh sejarawan muslim seperti sejarah Indo-Persia, Romawi-Yahudi.Pada bagian awal ia menuliskan bahwa daerah-daerah yang sekarang tandus sebelumnya adalah lautan dan yang sekarang lautan sebelumnya adalah daerah tandus0semua terhadi akibat kekuatan alam. Sebelumnya meninggal di Fushihat pada 957, al-Mas'udi menyimpulkan pemikirannya tentang filsafat sejarah, alam dan tentang berbagai pendaat para filosof yang berkembang saat itu seputar tingkatan mineral,tumbuhan dan hewan dalam al-yanbih wa al-Isyaraf yang mirip dengan pendapat Pliny. Penulisan sejarah mengalami puncaknya pada masa al-Thabari dan al-Mas'udi dan mengalaimi kemunduran dinasti setelah masa Miskawayh.(w.1030)
'Izz al-Din ibn al-Atsir(w.1160-1234) meringkas karya al-Thabari dalam buku sejarahnya yang berjudul al-Kamil al-Tarikh (Buku Lengkap Sejarah) meneruskan berbagai peristiwa sejarah hingga 1231. Penulisan sejarah periode Perang Salib merupakan salah satu kontribusinya yang orisinal. Ibn al-Atsir menghasilkan karya penting lain Usd al-Ghabah (Singa di Perimbunan) yang menghimpun 7500 biografi para sahabat. Teman sesamannya, Sibth ibn al-Jawzi (1186-1257).
![]() |
| ibn-khaldun |

